SOFTSKIL:
TUGAS I
PSIKOLOGI
MANAJEMEN
Nama
: Mislia Ainun Nisa
NPM
: 16514674
Kelas
: 3PA17
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
PTA
2014/2015
I
PSIKOLOGI
MANAJEMEN
A.
Pengertian
Psikologi Manajemen
Psikologi manajemen adalah ilmu tentang bagaimana
mengatur / me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan. Kaitannya
dengan psikologi, dengan ditemukan dan dikembangkannya ilmu psikologi,
diketahui bahwa unsur SDM ternyata merupakan yang terpenting dari ketiga modal
kerja perusahaan manapun.Pasalnya, ilmu psikologi yg memang berpusat pada
manusia, mampu mengintervensi berbagai faktor
internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan, dsb dengan
berbagai macam teknik dan metode, sehingga bisa dicapai kinerja SDM yang
setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan.
B.
Pengertian Manajemen
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Manajemen adalah orang yg mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai
kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran atau orang yg berwenang dan
bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan
pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu. Kata Manajemen berasal
dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang artinya seni melaksanakan dan
mengatur. Menurut Mary Parker Follet,
manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini
berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain
untuk mencapai tujuan organisasi. Definisi tentang manajemen menurut ahli,
diantaranya:
·
Prof. Eiji Ogawa
Manajemen
adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan
termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan
terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan
sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.
·
Mary Parker
Follet
Berpendapat
bahwa manajemen adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui
orang lain.
·
James A.F.
Stoner
Berpendapat
manajemen dapat diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian,
kepimpinan, dan pengawasan upaya (usaha-usaha) anggota organisasi dan
menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
C.
Fungsi-fungsi Manajemen
1.
Planning
(Perencanaan)
Perencanaan
adalah pemilihan fakta-fakta dan usaha menghubung-hubungkan antara fakta yang
satu dengan yang lain, kemudian membuat perkiraan dan peramalan tentang keadaan
dan perumusan tindakan untuk masa yang akan dating yang sekiranya diperlukan
untuk mencapai hasil yang dikehendaki. Atau dengan kata lain, perencanaan
adalah kegiatan yang berhubungan dengan waktu untuk mencapai tujuan.
2.
Organizing
(Pengorganisasian)
Pengorganisasian
adalah mengalokasikan seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan antara kelompok
kerja, menetapkan wewenang relatif serta tanggung jawab masing-masing individu
atas komponen kerja, dan menyediakan lingkungan kerja yang tepat dan sesuai.
Dengan kata lain, pengorganisasian adalah kegiatan yang berhubungan dengan
mengatur manusia atau karyawan atau pegawai.
3.
Actuating
(Penggerakan)
Actuating
adalah menempatkan semua anggota pada kelompok agar kerja secara sadar untuk
mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan perencanaan dan pola
organisasi. Atau dengan kata lain, penggerakan artinya kegiatan yang
berhubungan dengan memotivasi atau memberi semangat kepada karyawan atau
pegawai.
4.
Controlling
(Pengawasan)
Pengawasan
adalah proses penentuan apa yang akan dicapai (standard), apa yang sedang
dilakukan (pelaksanaan), menilai pelaksanaan, dan bilamana perlu mengambil
tindakan korektif sehingga pelaksanaan dapat berjalan menurut rencana, yaitu
sesuai dengan standar. Atau dengan kata lain, pengawasan adalah kegiatan yang
berhubungan dengan mengendalikan atau mengawasi setiap pekerjaan serta
melakukan tindakan koreksi.
II
PERENCANAAN / PLANING
A.
Pengertian Perencanaan atau Planing
Perencanaan secara garis besar diartikan seagai
proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan
itu, dan mengembangkann rencana aktivitas kerja organisasi. Pada dasarnya yang
dimaksud perencanaan yaitu memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan apa (what), siapa (who), kapan (when),
dimana (where), mengapa (why), dan bagaimana (how). Jadi perencanaan yaitu fungsi
seorang manajer yang berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan
kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan-tujuan, kebijaksanaan-kebijaksanaan
serta programprogram yang dilakukan. Perencanaan merupakan proses terpenting
dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan berjalan. Rencana dapat
berupa rencana informal atau secara formal. Rencana informal adalah rencana
yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu
organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus
dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Dalam menyusun
perencanaan, langkah-langkah yang harus dilakukan antara lain:
- menetapkan serangkaian tujuan,
- merumuskan keadaan saat ini,
- mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan,
-
mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan.
B.
Manfaat Planing Dalam Manajemen
Beberapa manfaat dari perencanaan
adalah:
1.
Dipakai sebagai
alat pengawasan daan pengendalian kegiatan sehari-hari perusahaan. Perencanaan
yang telah disusun dengan baik akan memudahkan para pelaksana untuk mengetahui
apakah tindakan mereka menyimpang atau sesuai dengan rencana.
2.
Dengan adanya
perencanaan yang disusun (tentunya sebelum suatu kegiatan dilakukan) dengan
cermat dapatlah dipilih dan ditetapkan kegiatan-kegiatan mana yang diperlukan
dan mana yang tidak.
3.
Dengan adanya
rencana, segala kegiatan dapat dilakukan secara tertib dan teratur sesuai
dengan tahap-tahap yang semestinya.
C.Jenis-jenis
Planing Dalam Organisasi
a. Jenis perencanaan menurut jangka
waktunya :
1.
Long Range Planning, yaitu
perencanaan jangka panjang yang dalam pelaksanaannya membutuhkan waktu lebih
dari tiga tahun.
2. Intermediate Planning, yaitu perencanaan jangka
menengahyang waktu pelaksanaanya membutuhkan waktu antara 1hingga tiga tahun.
3.
Short Range Planning, yaitu
perencanaan jangka pendek yangpelaksanaannya membutuhkan waktu kurang dari 1
tahun.
b. Jenis perencanaan menurut wilayah
pelaksanaannya :
1. National
Planning, yakni rencana yang diperuntukkan bagiseluruh wilayah Negara
2. Regional Planning, yakni rencana untuk suatu daerah
3.
Local Planning, yakni rencana untuk suatu daerah yang sangatterbatas.
c. Jenis perencanaan menurut
penggunaannya :
1. Single Use Planning, yaitu suatu perencanaan hanya
untuksekali pakai saja. Dalam artian jika rencana tersebut telahtercapai, maka
tidak akan digunakan lagi
2. Repeats Planning, yaitu perencanaan yang dipakai
secaraberulang-ulang, walaupun sudah dilaksanakan berkali-kali
d. Jenis
perencanaan dilihat dari segi luasnya usaha kegiatan :
1. General Planning, suatu rencana yang dibuat secara
garis besardan menyeluruh untuk kegiatan kerja sama yang lebih luas.Misalnya
rencana Kepala Bidang Kanwil untuk satu tahunpelajaran
2. Special (Concentrated) Planning, suatu rencana
mengenaikeegiatan khusus, misalnya perencanaan yang dilakukan olehkepala
sekolah untuk mengatasi kesulitan belajar dikela IPA.
Daftar Pustaka
Abdul Mukhyi, M dan Saputru, I. (1995). Pengantar
Manajemen Umum. Jakarta: Gunadarma
Robbin, S dan Coulter, M. (2004). Manajemen Jilid 1.
Jakarta: INDEKS
Robbin, S dan Coulter, M. (2004). Manajemen Jilid 2.
Jakarta: INDEKS
